
Sanggar Tari Gempita Gateway didukung oleh PPPSRS Apartemen Gateway Ahmad Yani, menggelar event akbar se-Jawa Barat Pasanggiri Jaipong Gebyar Gempita Gateway Bandung Terbuka 2024. Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 30 November hingga 1 Desember 2024, di area GF pada Apartemen Gateway Ahmad Yani, Kota Bandung.
Acara ini dimeriahkan oleh lebih dari 140 peserta yang datang dari berbagai wilayah di Jawa Barat dan Jabodetabek yang turut berpartisipasi dalam kompetisi ini untuk menunjukkan bakat mereka dalam seni tari Jaipong yang merupakan salah satu warisan seni budaya tradisional khas bumi Parahyangan.
Ketua Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) Apartemen Gateway, bapak Aprilana, Ir, MT, menjelaskan bahwa acara Pasanggiri Jaipong ini bukan hanya sekadar ajang lomba, tetapi juga sebagai langkah penting untuk menggali dan melestarikan potensi seni budaya tradisional Indonesia.
Lebih lanjut, Ketua PPPSRS Gateway Ahmad Yani menekankan pentingnya acara Pasanggiri Jaipong Gebyar Gempita Gateway Bandung Terbuka 2024 ini dalam mencegah dekadensi moral di kalangan generasi muda akibat dampak globalisasi informasi. “Generasi muda perlu ditanamkan rasa cinta tanah air dan apresiasi terhadap seni budaya bangsa. Khususnya seni budaya Sunda, agar mereka bisa menghargai dan mencintai kesenian tradisional di tanah Sunda, seperti seni tari Jaipong,” tambahnya.
Di sisi lain, ibu Suci Lowati, sebagai penggagas acara, sekaligus pimpinan & pelatih pada Sanggar Seni Tari Gempita Gateway, menyampaikan harapannya bahwa melalui acara Pasanggiri Jaipong Gebyar Gempita Gateway ini dapat ditemukan bakat & talenta penari-penari muda berprestasi yang akan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berharap melalui Pasanggiri ini dapat muncul bakat-bakat penari yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat nasional serta internasional,” ujar ibu Suci Lowati.
Acara Pasanggiri Jaipong Gebyar Gempita Gateway Bandung Terbuka 2024 ini tidak hanya menarik banyak peserta, tetapi juga menghadirkan juri-juri yang kompeten di bidang seni tari. Di antaranya adalah juri koreografi tingkat internasional bapak Asip Nirwana, yang lebih dikenal sebagai Asnir Brewok, serta juri koreografi tingkat nasional ibu Gesnida Yunita dan ibu Intan Krisna. Kehadiran juri-juri kompeten ini menambah kualitas serta kredibilitas dari kompetisi tari Pasanggiri Jaipong Gebyar Gempita Gateway 2024 ini.
Lomba Pasanggiri Jaipong Gebyar Gempita Gateway ini dibagi dalam tiga kategori, yaitu:
- Kategori SD kelas 1-3 (pemula)
- Kategori SD kelas 4-6 (pemula)
- Kategori SMP, SMA, dan umum
Dengan adanya pembagian kategori ini, diharapkan kompetisi dapat berlangsung secara adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta penari Jaipong untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Antusiasme peserta nampak dari membludaknya pendaftaran peserta lomba dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Jabodetabek. Dari para orang tua peserta didapatkan masukan dan pengharapan kepada Panitia Penyelenggara event untuk perbaikan pada masa-masa yad, seperti: pendaftar lebih awal agar diberikan giliran kesempatan untuk tampil di panggung juga lebih awal, sebab ada peserta yang mengalami mendaftar di awal masa pendaftaran, tetapi mendapatkan giliran tampil di akhir acara, sehingga lama menunggu, lalu, masukan agar penyelenggaraan event tidak terlalu dekat dengan jadwal ujian ASAS bagi anak sekolah yang kebetulan pada keesokan harinya (2/12/2024), agar event sekalian dimajukan atau dimundurkan lebih dekat dengan event tahun baru.
Adanya event seperti Pasanggiri Jaipong Gebyar Gempita Gateway Terbuka 2024 ini sangat berguna dalam upaya turut melestarikan seni budaya tradisional Indonesia. Selain itu, event ini juga menjadi sarana untuk membangun rasa kebersamaan dan kebanggaan terhadap budaya lokal, serta menginspirasi generasi muda untuk terus berkreasi, berprestasi, mencintai dan mengembangkan warisan seni budaya mereka.